Asal Bangsa-bangsa

Dikisahkan bahwa yang  beriman  kepada Nuh عليه السلام pada saat  itu  adalah  seorang wanita yang bernama Umrah lalu  iapun menikahinya dan melahirkan  tiga orang anak  laki-laki yaitu Yafet, Sam, dan Ham   dan tiga  anak perempuan  yaitu Hishwah, Sarah dan Bahyurah (saat itu usia Nuhعليه السلام  500 tahun) dan beriman pula kepadanya seorang wanita lagi yang bernama Wal’ab  binti  ‘Ajwil lalu dinikahinya  dan melahirkan dua anak laki laki yaitu Balus dan Kan’an.

Kan’an dan ibunya (Wal’ab) tenggelam saat banjir dahsyat.

Untuk tiga anaknya yang lain, Ibnu Katsir mengatakan bahwa hierarkhi nasab setiap orang yang berada di muka Bumi ini dari seluruh ras manusia kembali kepada anak-anak Nuh yang tiga orang ini, yaitu Sam, Ham, dan Yafet.

Imam Ahmad meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda,”Sam adalah moyang Arab; Ham adalah moyang Habsyah; dan Yafet adalah moyang Rum (Romawi).” Dimaksud Romawi di sini adalah bangsa Rum pertama, yaitu orang-orang Yunani (Yawan) yang hierarki nasabnya sampai kepada Rumi bin Labthi bin Yunan (Yawan) bin Yafet bin Nuh. (Ibnu Katsir di dalam al-Bidayah wa al-Nihayah).

Al-Qalaqsyandi di dalam Nihayat al-Arab fi Ma’rifat Ansab al-Arab menyebutkan, telah ada kesepakatan di kalangan para ahli nasab (genealogis) dan para sejarawan bahwa seluruh ras manusia yang ada setelah Nuh عليه السلام  adalah selain orang yang bersamanya di Kapal. Atas makna ini ditafsirkan firman Allah swt,

ذُرِّيَّةَ مَنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ إِنَّهُ كَانَ عَبْدًا شَكُورًا

 (yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya Dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur. (QS. Al-Isra’ (17) 3)

Dan bahwa mereka semua punah dan tidak menurunkan keturunan. Kemudian, mereka sepakat bahwa seluruh keturunan adalah dari tiga anaknya.

Allah swt berfirman:

وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُ هُمُ الْبَاقِينَ

“Dan Kami jadilan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.” (QS. Al-Shaffat(37) 77)

Mereka adalah Yafet yang merupakan anak tertua, Sam di tengah-tengah, dan Ham yang paling muda. Setiap umat dari seluruh umat yang ada kembali nasabnya kepada salah satu dari tiga anak Nuh, bersama dengan banyaknya perbedaan pendapat mengenai hal itu.

Jadi,

  1. Turki dari keturunan Turk bin Gomer bin Yafet. Termasuk ke dalam ras mereka adalah Qabjaq, Tatar, dan Khazlajiah (bangsa Ghuz [Kushan]) di negeri-negeri al-Shafd; Ghor, Elan, Syarkes, Azkesy, dan Rusia, seluruhnya dari ras Turki.
  2. Al-Jaramiqah berasal dari keturunan Basel bin Asyur bin Sam bin Nuh dan mereka adalah penduduk Mosul.
  3. Al-Jaeljuga dari keturunan Basel bin Asyur dan negeri mereka adalah Kaelan di Timur.
  4. Bangsa Dailam dari keturunan Madai bin Yafet.
  5. Bangsa Suryaniberasal dari keturunan Suriyan bin Nobet bin Mesh bin Adam bin Sam.
  6. Bangsa Sind dari Keturunan Kush bin Ham, begitu juga bangsa Habsyah.
  7. Bangsa Nubia dari anak Kan’an bin Ham. Zandj (Negro) dari keturunan Zandj tanpa disebutkan hierarki nasab mereka hingga ke atas dan sangat mungkin bahwa mereka adalah keturunan Ham.
  8. Shaqalibah (orang-orang Slaves/Slavia) dari keturunan Esykanar bin Togarma bin Yafet.
  9. Bangsa China ( termasuk: Cina, Jepang, Korea, Indochina, Melayu, Indonesia- pen) dari keturunan Shin bin Magog bin Yafet.
  10. Ibrani dari keturunan ’Amir bin Syalekh (Selah) bin Arpakhsad bin Sam.
  11. Bangsa Persia dari keturunan Pers bin Lud bin Sam.
  12. Bangsa Francs (Perancis) dari anak Tubal bin Yafet.
  13. Koptik (Qibti)/Mesir dari keturunan Qibtaem bin Misr bin Beishar bin Ham.
  14. Qut (Goth) dari anak Qut bin Ham.
  15. Kurd dari keturunan Iran bin Asyur bin Sam.
  16. Bangsa Kan’an berasal dari anak Kan’an bin Ham.
  17. Bangsa Leman dari anak Tubal bin Yafet dan kediaman mereka di sebelah barat ke arah Utara di bagian Utara Laut Rum (Laut Tengah).
  18. Bangsa Nabatea, dan mereka adalah penduduk Babel pada masa lalu, berasal dari keturunan Lanebet bin Asyur bin Sam.
  19. Bangsa India berasal dari keturunan Kush bin Ham.
  20. Orang Armenia berasal dari anak Qahawel (Tamawel) bin Nakhur (Nahor) dari dzuriat Ibrahim.
  21. Orang Atsban dari anak Mesekh bin Yafet.
  22. Bangsa Yunan (Yawan) berasal dari anak Yunan bin Yafet dan mereka terpecah menjadi tiga kelompok.
  23. Orang-orang Lithan; mereka adalah keturunan Lathen bin Yunan.
  24. Bangsa Greek, keturunan Greeks bin Yunan.
  25. Orang-orang Keitim berasal dari keturunan Kuteim bin Yunan dan kepada kelompok inilah kembali hierarki nasab bangsa Romawi.
  26. Zawilah, penduduk Barqah pada masa lalu, disebutkan berasal dari keturunan Hawilah bin Kush bin Ham. Ya’juj dan Ma’jujdari anak MagogbinYafet.
  27. Bangsa Arab, mereka berasal dari anak Sam berdasarkan kesepakatan para ahli nasab (genealogis). Terjadi perbedaan pendapat mengenai Barbar, apakah mereka termasuk ras Arab atau ras lainnya. (dept it/data aai)

Category:Artikel